Aku adalah seseorang yang dapat menerima segala sesuatu hal dengan baik, namun dengan cara yang berbeda tentunya. karena aku bukanlah seseorang yang mempunyai pola pikir seperti kaum mayoritas, akan tetapi menjadi kaum minoritas lebih mempunyai chalenge dan kepuasan tersendiri, dalam suatu pola pikiir yang berbeda dari biasanya. minoritas adalah AKU
Aku adalah seseorang yang selalu terlihat bahagia apabila bertegur sapa dengan ramahnya senyum terhadap sesama. akan tetapi dibalik aku, ada sebuah kekosongan, ada sebuah kecaman, ada sebuah tekanan dahsyat, dan banyak hal lainnya di pundak. karena aku adalah seseorang yang selalu menganggap semuanya akan baik" saja karna disetiap likunya pasti jalan terang yang terbentang, akupun selalu tersenyum dipandang. simpel adalah AKU
Aku adalah seseorang yang penuh akan rasa, dan selalu akan merasa di setiap detiknya. merasakan apa yang tidak bisa orang lain rasakan. merasakan sebuah kesadaran, yang hanya sedikit orang hanya bisa merasakan ini tatkala dirinya benar-benar memahami diri dia sendiri. aku adalah seseorang yang selalu merasakan sesuatu hal, dan lalu mencernanya kedalam akal sehat yang di imbangi dengan perasaan dan logika. karena aku adalah seseorang yang terbilang perasa berdasarkan logika, aku peka, dan amat peka sekali terhadap perasaan, terutama cinta dan kasih sayang.
sebuah rasa yang terluka, yang bahagia, yang manis, yang pahit, yang selalu menyegarkan hari kita di masa muda yang ceria, terlewati dengan hangatnya . pecinta adalah AKU
Aku adalah seseorang yang selalu menghargai dan selalu memaknai arti dari sebuah sajak. karna aku berfikir sebuah sajak adalah, sebuah bait yang berkisahkan tentang semu nya dunia, kerasnya kehidupan, dan indahnya alam semesta beserta isinya. sajak di buat oleh alam yang bijaksana yang selalu memberikan imajinasinya terhadap setiap orang yang memaknainya. sajak adalah AKU (jiwa)
terkutip dari sang penyair :
Aku
Kalau sampai waktuku
'Ku mau tak seorang 'kan merayu
Tidak juga kau
Tak perlu sedu sedan itu
Aku ini binatang jalang
Dari kumpulannya terbuang
Biar peluru menembus kulitku
Aku tetap meradang menerjang
Luka dan bisa kubawa berlari
Berlari
Hingga hilang pedih peri
Dan aku akan lebih tidak perduli
Aku mau hidup seribu tahun lagi
(oleh Chairil Anwar, Maret 1943)
Aku adalah sebuah deskripsi jiwa dari kalangan terbuang, adalah seseorang yang selalu mengindahkan arti dari sebuah makna hidup, adalah jiwa yang selalu memecahkan heningnya malam dan meluluhlantahkan keramaian dengan segala artinya. adalah suatu kaum yang haus akan kata perkalimat. adalah egonya dalam tiap baitnya. aku adalah AKU, karena aku mencintai AKU, dan aku akan tetap menjadi AKU...
# berkisah tentang seorang yang mengartikan makna, dari sebuah kisah yang terpendam.
reza tell the story *
No comments:
Post a Comment